Umar Husein: Menjahit Dunia dan Akhirat (Bagian-2)

[Sambungan dari Bagian-1]

 

Sejak lama Umar prihatin sekali dengan kondisi kampungnya dan kehidupan perekonomian warganya. Karena itu dia berinisisatif mengajarkan ketrampilan menjahit ini secara cuma-cuma kepada warga yang membutuhkannya. Dia tidak hanya membina mereka di tempat usahanya, tapi dia juga mendatangi ke tempat tinggal mereka. Bahkan ada dari mereka yang lokasi tempat tinggalnya berjarak 10 km dari tempatnya. Luar biasanya lagi, ada beberapa dari murid mereka yang merupakan penyandang tuna daksa.

Sampai saat ini sudah ada empat orang muridnya yang sudah berhasil membuka usaha jahit juga. Dia juga membantu perawatan dan servis mesin jahit mereka jika ada masalah atau kerusakan. Jika suatu saat ada rejeki, keinginan Umar sederhana saja. Dia ingin membelikan mesin obras kepada murid-muridnya tersebut karena sekarang mereka masih menumpang obras ke tempat usaha Umar, dan jika dapat rejeki yang lebih besar dia ingin sekali memperluas tempat kerjanya dan membuat semacam tempat kursus yang lebih baik agar bisa mengajarkan ketrampilan menjahit ini kepada lebih banyak orang.

Ketika ditanya untuk apa dia melakukan ini semua, padahal umumnya seorang pengusaha melakukan segala upaya agar bisnisnya berkembang dan selalu berpikir bagaimana mendapat untung sebanyak-banyaknya, karena tentunya kegiatan pembinaan tersebut akan banyak menyita waktunya. Jawaban pria kelahiran Februari 1979 ini, indah sekali, “Saya ingin mengajarkan ilmu yang saya punya ke orang lain, agar mereka bisa berdaya, bisa menghidupi keluarganya dan bisa menjadi warga masyarakat yang mandiri dan lebih baik taraf hidupnya. Saya tidak mengharapkan apa-apa dari upaya saya ini, semoga saja ilmu saya bermanfaat untuk orang lain, sehingga saya juga dapat berkah dari ilmu yang bermanfaat tersebut di akhirat kelak”.

 

 

Dok. Panitia DSEA 2013

Dok. Panitia DSEA 2013

 

Kesuksesan Umar saat ini tidak terlepas dari dukungan sang istri tercinta. Istri Umar selain pandai menjahit dan membantu Umar dalam pembinaan ketrampilan menjahit tersebut, juga nyambi mengajar di sebuah SD dengan gaji seadanya.

Meskipun mereka belum dikaruniai putra-putri, tapi saat ini mereka bahagia dengan dua anak angkat, yang mereka angkat dari keluarga tidak mampu. Mereka berhasil membiayai sekolah anak-anak tersebut, dari yang tadinya putus sekolah SD hingga sekarang sudah berhasil duduk di kelas 2 SMA.

Mari kita dukung Umar Husein sebagai peraih Danamon Social Entrepreneur Awards. Semoga dengan itu dia makin bisa berkiprah dalam pemberdayaan masyarakat di desanya. Klik www.danamonawards.org.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s