Queen’s Gambit dan Kenangan yang Terbangkit

May be an image of 1 person, hair and text that says '@INCOMEFACT The NETFLIX Effect October 23, 2020, Queens Gambit debuts on Netflix To date, 62 million households have watched the show Inquiries for "chess sets" are up 250% on eBay Google search queries for "how to play chess" has hit an all-time high in 9 years The original novel The Queens Gambit is now a New York Times bestseller 37 years after its release The number of new players on chess.com has 5x'

Menonton Queen’s Gambit series, membawa saya flashback ke masa SD sekitar kelas 3-4.

Waktu itu kakek saya tinggal di rumah kami. Sudah sakit-sakitan. Hanya bisa tiduran di tempat tidur. Kakek ini dulunya juara catur di Bandung, tempat tinggalnya sejak nikah hingga kepindahan ke rumah orang tua kami di Jakarta.

Di antara cucu-cucunya, cuma saya yang tertarik dengan olahraga otak ini. Gara-gara Kakek lah saya kenal catur. Tiap hari saya diajak tanding. Jelas saya kalah terus. Tapi seru aja maen catur bareng Kakek.

Kadang ibu saya menyuruh saya menyudahi permainan, supaya Kakek bisa istirahat. Tapi Kakek sendiri yang memaksa meneruskan permainan.

Sayang Kakek cepat berpulang. Saat saya kelas 4. Sepeninggal Kakek, saya kerap bermain catur, walau sendirian.

Di masa itu, harian Kompas Minggu selalu ada berita tentang catur dunia. Dilengkapi dengan langkah-langkah permainan para grandmaster. Saya selalu ikuti langkah-langkah permainan itu. Saya jadi suka banget sama catur.

Dari catur, saya belajar mengatur strategi, menebak strategi lawan, menyiapkan langkah pertahanan atau penyerangan.Untuk satu langkah yang akan kita ambil, harus kita perhitungkan langkah-langkah balasan lawan dan kombinasinya.

Sepertinya, pelajaran di dunia catur sejak kecil, terbawa ke dunia bisnis saat ini. Satu langkah yang akan kita ambil, harus diperhitungkan juga dampaknya dua-tiga langkah ke depan dan ke segala lini.

Kembali ke Queen’s Gambit. Ternyata anak kedua saya, kelas 8, juga suka catur. Sebelum pandemi, dia suka bawa papan catur ke sekolah. Setelah nonton series ini, dia info ke saya kalau sudah install chess.com😊

*Teriring Al Fatihah untuk guru catur pertama saya, Kakek Lukman Sutan Pamenan 🙏

Depok, 4 Desember 2020

Muadzin Jihad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s